selamat siang matahariku yang kini enggan bersahabat lagi kepada dunia...
selamat siang merapiku yang kini engkau mengancam penduduk desa yang tak berdaya.
selamat siang Hujan yang kini engkau tak sungkan-sungkan memberikan limpahan air yang tiada tara...
Mungkin semua itu memberikanku arti agar s'lalu percaya pada yg maha kuasa...
Minggu, 06 April 2014
Langganan:
Postingan (Atom)


